=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195782 =005 20260505065354 =035 ##$$a 0010-0526000010 =245 1#$$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN TANETE RIATTANG OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c MUH. ZAID YUSUF =100 #$$a MUH. ZAID YUSUF =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14824 =700 #$$a Cut Laila Karmilia =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 628.459 847 62 =084 ##$$a 628.459 847 62 MUH i =650 #4$$a Pengelolaan Sampah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Peraturan Perundang-undangan Nomor 18 Tahun 2008 mengenai pengelolaan sampah yang memiliki tujuan untuk mengurangi permasalahan mengenai sampah yang ada di Indonesia, negara kita perlu menerapkan perubahan pola pengelolaan sampah konvesional menjadi pengelolaan sampah yang bertumpu pada pengurangan dan penangan sampah. Hal tersebut sepadan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Penyelenggara Kabupaten Sehat, dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa untuk meningkatkan penyelenggaraan kebupaten sehat diperlukan adanya kualitas fisik, sosial, perubahan sikap masyarakat dengan adanya peran aktif dari pihak pemerintah daerah secara terarah, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan memperoleh bagaimana Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, faktor penghambat serta upaya Pemerintah untuk mengatasi hambatan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi dari Van Meter dan Van Horn. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Tanete Riattang oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, sudah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan faktor yang diukur dalam teori implementasi dari Van Meter dan Van Horn. Selain adanya faktor pendukung dalam pelaksanaannya, masih juga ditemukan faktor penghambat dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah ini. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Bone melakukan upaya dalam meningkatkan implementasi kebijakan ini menjadi lebih baik. Kesimpulan: Meskipun implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone sudah dilaksanakan dengan cukup baik, namun dalam pelaksanaannya masih mengalami kendala yaitu minimnya anggaran yang disediakan dan minimnya kesadaran masyarat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar.