=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195786 =005 20260505071610 =035 ##$$a 0010-0526000014 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM INOVASI PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERKOTAAN DAN PERDESAAN TEPAT WAKTU BAGI APARATUR SIPIL NEGARA (BAPANTAU ASN) DI KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c MUH. RIZKY SYAHRIZA PUTRA ANDRY =100 #$$a MUH. RIZKY SYAHRIZA PUTRA ANDRY =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14201 =700 #$$a Siti Zulaika =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 336.200 959 859 844 51 =084 ##$$a 336.200 959 859 844 51 MUH i =650 #4$$a Pajak Bumi dan Bangunan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya perhatian Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Banggai dalam ketaatan membayar pajak tepat waktu, hingga Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah membuat Program Inovasi Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan tepat waktu bagi Aparatur Sipil Negara (BAPANTAU ASN) di Kabupaten Banggai. ASN diharapkan sebagai pioneer atau contoh teladan bagi masyarakat untuk kemudian membangun kesadaran bersama akan membayar pajak tepat waktu. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Program Inovasi Pembayaran Pajak Bumi dan Bangun an Perkotaan dan Perdesaan tepat waktu bagi Aparatur Sipil Negara (BAPANTAU ASN) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, faktor penghambat dan upaya dari pemerintah dan pengelola program untuk mengatasi hambatan. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Merilee S. Grindle. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi program inovasi BAPANTAU ASN telah dilaksanakan dengan baik berdasarkan hasil penelitian dilihat dari peningkatan realisasi penerimaan PBB-P2 berdasarkan OPD di Kabupaten Banggai. Kendala dan hambatan masih ada yaitu masih ada beberapa ASN wajib pajak yang belum sadar akan membayar pajak tepat waktu. Kesimpulan: Implementasi program inovasi BAPANTAU ASN telah dilaksanakan dengan baik namun masih ada kendala dan hambatan dalam pelaksanaannya.