<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191817</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260113010605</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000262</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH :</subfield>
      <subfield code="b">(Studi kasus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dompu) /</subfield>
      <subfield code="c">Moh. Bayu Naufal Ghinaldi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Moh. Bayu Naufal Ghinaldi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">657.359 865 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">657.359 865 31  MOH o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">laporan keuangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): SIPD diciptakan oleh Kemendagri untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data serta meningkatkan akuntabilitas serta transparansi laporan keuangan daerah. Namun penerapannya pada BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal yang diakibatkan sistem eeror, jaringan kurang stabil, dan beban kerja yang bertambah sehingga dapat mengganggu proses peyusunan laporan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi terhadap semua yang terlibat dalam proses optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal di bidang akuntansi didasari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih yang belum terpenuhi akibat sistem error, jaringan lambat, fitur pelaporan belum dan beban kerja bertambah. Kesimpulan: Optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal karena sistem error, jaringan lambat, dan fitur pelaporan belum lengkap yang meningkatkan resiko human error. Upaya optimalisasi difokuskan dalam peningkatan jaringan serta pengembangan sistem pendukung. Rekomendasi utama ialaha membaggi server per regional agar beban merata dan cepat dalam menanggapi permasalahan yang ditemukan. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemerintah Daerah, Kualitas Laporan Keuangan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
