<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191851</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260115095730</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000296</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN MALAKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Richard Seran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Richard Seran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bertha Lubis</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 986 874</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 986 874 RIC s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan dari Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Malaka merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir yang terjadi hampir setiap tahun. Bencana ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur, kerugian ekonomi, serta gangguan terhadap kehidupan masyarakat. Meskipun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan berbagai upaya, namun strategi mitigasi yang diterapkan belum sepenuhnya efektif dalam menekan risiko dan dampak banjir. Tujuan: Menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam mitigasi bencana banjir di Kabupaten Malaka. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif 2 kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala dan pejabat struktural BPBD, camat wilayah rawan banjir, serta masyarakat terdampak. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Perumusan strategi menggunakan analisis SWOT&#13;
(Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil/Temuan: Strategi mitigasi yang dilakukan BPBD antara lain sosialisasi kebencanaan, pembentukan Desa Tangguh Bencana, serta koordinasi dengan lintas sektor. Namun, pelaksanaannya masih dihadapkan pada berbagai kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat, minimnya infrastruktur pendukung, dan keterbatasan data. Dukungan regulasi dan kerja sama lintas sektor menjadi peluang untuk penguatan strategi. Kesimpulan: Strategi mitigasi banjir oleh BPBD perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, kolaborasi multipihak, serta keterlibatan aktif masyarakat.&#13;
Kata Kunci: Mitigasi, Strategi, Banjir, BPBD, Kabupaten Malaka</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
