<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191858</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260115101336</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000303</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto /</subfield>
      <subfield code="c">Violla Nuzulia Arrasya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Violla Nuzulia Arrasya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21945</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dadang Suwand</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.200.959.828.52</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.200.959.828.52  VIO o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pajak Bumi dan Bangunan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini ialah Bagaimana optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto. Tujuan: Untuk mengetahui optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto Metode: Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian pendekatan penelitian kualitatif. Menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini memilih informan sebanyak delapan orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi partisipasi, studi Pustaka, dan dokumentasi, Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemungutan PBB-P2 melalui aplikasi Bajak Sambel Terasi belum mencapai hasil yang maksimal. Aplikasi ini membantu masyarakat dalam membayar pajak, tetapi kontribusinya terhadap total penerimaan PBB-P2 masih di bawah 50%. Selain itu, ditemukan sejumlah hambatan dalam implementasinya, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kendala teknis dalam pelaksanaan. Meskipun demikian, BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk mengatasi hambatan&#13;
tersebut. Kesimpulan: berdasarkan hasil yang ditemukan, pertama, Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh BPKPD Kota Mojokerto pada indikator perluasan basis penerimaan, peningkatan pengawasan, dan kapasistas perencanaan yang lebih baik dikatakan sudah optimal karena BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai upaya yang signifikan. Kedua, hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah keterbatasan SDM dalam pengelola Bajak Sambel Terasi, minimnya pengetahuan terkait penggunaan aplikasi Bajak Sambel Terasi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan cara memilah sampah.&#13;
Kata Kunci: Optimalisasi, Pemungutan, PBB-P2, Bajak Sambel Teras</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
