<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191956</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260118013815</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000401</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGELOLAAN DRAINASE DALAM PENCEGAHAN BENCANA BANJIR DI KOTA PEKANBARU ,PROVINSI RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Reizaku Teguh Prajatama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Reizaku Teguh Prajatama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23748</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muslim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.915.981.411.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.915.981.411.1  MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Drainase Oleh Pemerintah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Banjir merupakan bencana yang kerap terjadi dan berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah ini. Permasalahan ini dipicu oleh curah hujan tinggi, penurunan kapasitas daya resap tanah, serta tidak optimalnya sistem drainase yang ada.Banjir di Kota Pekanbaru sering terjadi dan menimbulkan kerugian yang besar. Sistem drainase sebagai faktor penting belum dikelola secara optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sistem drainase sebagai bentuk upaya pencegahan bencana banjir di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, pengelolaan drainase di Pekanbaru mencakup empat aspek pokok yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai hambatan, seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, belum terintegrasinya sistem drainase antarwilayah, terbatasnya anggaran pemerintah, serta keterbatasan jumlah dan kapasitas sumber daya manusia. Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru antara lain pembangunan dan revitalisasi saluran drainase, kampanye edukasi kepada masyarakat, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dan lembaga. Kesimpulan: Pemerintah telah melakukan pembangunan saluran, edukasi publik, dan koordinasi lintas instansi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan kebijakan dan strategi mitigasi risiko banjir secara berkelanjutan di wilayah perkotaan.&#13;
Kata Kunci: Drainase; Banjir; Pengelolaan; Pencegahan; Pekanbaru</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
