<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191972</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260119082658</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000417</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MITIGASI BENCANA ABRASI PANTAI OLEH BADAN PENGANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN WAROPEN PROVINSI PAPUA /</subfield>
      <subfield code="c">Refasi, Lospince T.E.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Refasi, Lospince T.E.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agus Supriatna</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.340 959 881</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.340 959 881 REF m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penangan Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Waropen dinilai belum&#13;
sepenuhnya siap dalam mengh adapi bencana abrasi pantai, baik dalam hal pencegahan maupun&#13;
penanggulangan yang dilihat dari tingginya dampak dari bencana abrasi yang terjadi di Kabupaten&#13;
Waropen..Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya mitigasi&#13;
bencana abrasi pantai yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten&#13;
Waropen, Provinsi Papua. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif&#13;
dengan pendekatan triangulasi dalam pengumpulan data, yang mencakup wawancara mendalam,&#13;
observasi lapangan, dan dokumentasi. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang&#13;
menyeluruh tentang langkah-langkah mitigasi yang telah dilaksanakan, tantangan yang dihadapi, serta&#13;
upaya BPBD dalam mengatasi permasalahan tersebut.Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa BPBD Kabupaten Waropen telah melakukan beberapa langkah strategis dalam mitigasi bencana&#13;
abrasi pantai, seperti kegiatan sosialisasi, penyusunan kebijakan perlindungan pesisir, dan pembangunan&#13;
infrastruktur pengaman pantai. Kendati demikian, penelitian ini mengungkap kendala yang meliputi&#13;
keterbatasan sumber daya manusia, minimnya anggaran, dan rendahnya kesadaran masyarakat terkait&#13;
mitigasi abrasi pantai. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya&#13;
peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak-pihak terkait untuk&#13;
mengoptimalkan upaya mitigasi bencana abrasi pantai. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waropen telah berupaya melakukan&#13;
mitigasi bencana abrasi pantai melalui berbagai langkah strategis, seperti sosialisasi kepada masyarakat,&#13;
penyusunan kebijakan perlindungan pesisir, serta pembangunan infrastruktur pengaman pantai. Namun,&#13;
efektivitas upaya tersebut masih belum optimal akibat sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sumber&#13;
daya manusia, minimnya anggaran, serta rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya&#13;
mitigasi abrasi pantai. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah&#13;
daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat kapasitas mitigasi bencana&#13;
abrasi pantai secara menyeluruh dan berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: Mitigasi Bencana, Abrasi Pantai, BPBD Kabupaten Waropen, Deskriptif Kualitatif,&#13;
Triangulasi Data</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
