<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191981</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260119102320</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000426</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI SP4N LAPOR DALAM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN MASYARAKAT OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">M. Adam Rifaldi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Adam Rifaldi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22597</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Harry Mulya Zein</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.345 981 614 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.345 981 614 2 M.  e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebijakan Pemerintahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis&#13;
digital menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta&#13;
efisiensi kinerja pemerintahan di era transformasi digital. Salah satu upaya konkret pemerintah&#13;
dalam hal ini adalah melalui implementasi aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan&#13;
Publik Nasional (SP4N) LAPOR. Namun dalam pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan&#13;
Informatika Kabupaten Muara Enim masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya&#13;
koordinasi antar instansi, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya&#13;
manusia, serta lambatnya respon dalam menangani aduan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas &#13;
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim. Metode: Penelitian ini menggunakan&#13;
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui&#13;
wawancara dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang Pengelola Data&#13;
Informasi Publik dan Statistik, Staff Pengelola Opini Publik, Staff pengelola aplikasi SP4N&#13;
LAPOR, dan masyarakat, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data&#13;
menggunakan teori efektivitas Richard Steers dengan tiga dimensi yaitu pencapaian tujuan,&#13;
integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas&#13;
penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara&#13;
Enim belum optimal berdasarkan tiga dimensi efektivitas menurut Richard Steers. Pada&#13;
dimensi pencapaian tujuan, terjadi peningkatan jumlah laporan pengaduan, namun hal ini tidak&#13;
diikuti oleh peningkatan kualitas penanganan, karena rata-rata waktu penyelesaian pengaduan&#13;
justru meningkat, bahkan beberapa laporan tidak mendapat tindak lanjut. Pada dimensi&#13;
integrasi, ditemukan lemahnya koordinasi antarinstansi, serta tidak adanya sistem pelacakan&#13;
lanjutan yang terintegrasi menyebabkan proses tindak lanjut menjadi tidak sinkron. Sementara&#13;
itu, pada dimensi adaptasi, aplikasi belum mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan&#13;
kemampuan masyarakat karena masih rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi terkait&#13;
penggunaan SP4N LAPOR, serta keterbatasan SDM yang menangani aduan, terutama pada&#13;
aspek teknis dan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun dari sisi aksesibilitas&#13;
sistem SP4N LAPOR sudah memadai, efektivitas pelaksanaannya masih terhambat oleh aspek&#13;
koordinatif, edukatif, dan operasional yang belum tertangani secara menyeluruh. Kesimpulan:&#13;
Dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR di Kabupaten Muara&#13;
Enim belum optimal. Meskipun aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan&#13;
kualitas pelayanan publik, namun diperlukan perbaikan secara menyeluruh, terutama dalam&#13;
aspek koordinasi kelembagaan dan peningkatan edukasi masyarakat agar pelayanan pengaduan&#13;
dapat berjalan lebih responsif dan terintegrasi.&#13;
Kata Kunci : Efektivitas, SP4N LAPOR, Pelayanan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
