<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001191984</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260119103719</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000429</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN LOGISTIK DAN PERALATAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA BUMI DI KOTA PALU :</subfield>
      <subfield code="b">(Studi Kasus Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah) /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Bintang Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Bintang Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24451</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 559 844 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 559 844 31 MUH m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan Bencana Gempa Bumi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Palu merupakan wilayah rawan bencana&#13;
gempa bumi yang pernah mengalami kerusakan infrastruktur, korban jiwa, dan&#13;
pengungsian massal akibat gempa besar tahun 2018. Manajemen logistik menjadi aspek&#13;
krusial dalam memastikan distribusi bantuan yang cepat dan merata, namun terdapat&#13;
kendala dalam pelaksanaannya oleh BPBD Kota Palu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mendeskripsikan penerapan manajemen logistik oleh BPBD Kota Palu. Metode:&#13;
Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data&#13;
dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi dari &#13;
pejabat BPBD serta masyarakat terdampak. Hasil/Temuan: BPBD Kota Palu telah&#13;
melaksanakan manajemen logistik yang meliputi perencanaan, penganggaran,&#13;
pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran bantuan. Namun, terdapat kendala seperti&#13;
keterbatasan stok logistik, hambatan administratif, dan infrastruktur gudang yang belum&#13;
optimal. Upaya strategis yang dilakukan mencakup pengadaan rutin Family Kit dan&#13;
peralatan dasar serta penguatan koordinasi lintas sektor saat darurat. Kesimpulan:&#13;
Meskipun BPBD sudah menerapkan prinsip manajemen logistik sesuai regulasi,&#13;
diperlukan optimalisasi pada kesiapsiagaan logistik dan kecepatan respons. Disarankan&#13;
penguatan sistem logistik berbasis digital, perluasan kerja sama dengan mitra swasta,&#13;
dan peningkatan pelatihan personel untuk kesiapan bencana yang lebih baik.&#13;
Kata Kunci: Manajemen Logistik, Bencana, Gempa Bumi, Penanggulangan Bencana</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
