<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192049</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120093027</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000494</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Rifqi Al Faiz</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Rifqi Al Faiz</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24662</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Lalu Ahmad Murdhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349.359.848.31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349.359.848.31  MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan Bencana Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bencana banjir merupakan fenomena tahunan di Kota Kendari, namun partisipasi masyarakat dalam penanggulangannya masih belum optimal dan belum banyak diteliti secara mendalam, khususnya pada aspek perencanaan dan keterlibatan struktural. Tujuan: Mengetahui bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan, yang terdiri dari masyarakat di wilayah rawan banjir, aparat kecamatan dan kelurahan, serta pihak BPBD Kota Kendari. Hasil/Temuan: Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir masih tergolong rendah, terutama dalam aspek perencanaan dan keterlibatan formal. Hambatan yang dihadapi meliputi&#13;
kurangnya informasi dan sosialisasi dari pemerintah, terbatasnya fasilitas pendukung, serta tidak meratanya pelibatan masyarakat dalam kelompok formal seperti Kelompok Siaga Bencana (KSB). Meski demikian, terdapat antusiasme masyarakat yang tinggi untuk terlibat apabila difasilitasi secara memadai. Kesimpulan: Perlu adanya penguatan peran Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan peningkatan intensitas program sosialisasi berbasis komunitas oleh BPBD untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Kendari.&#13;
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Penanggulangan Bencana, Banjir, Kota Kendari</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
