<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192054</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120093637</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000499</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PROGRAM LORONG WISATA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT :</subfield>
      <subfield code="b">STUDI LORONG KYOTO KELURAHAN PARANG TAMBUNG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR /</subfield>
      <subfield code="c">Elza Rezky Saputry</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Elza Rezky Saputry</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23854</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jamaruddin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.925 984 771</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.925 984 771 ELZ i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pendapatan asli daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Peningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat dilakukan dengan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata. Dalam hal ini,&#13;
Pemerintah Kota Makassar membentuk suatu gagasan disektor pariwisata dengan memaksimalkan potensi masyarakat yang ada di lorong dengan membuat Program Lorong&#13;
Wisata di Kota Makassar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan&#13;
mendeskripsikan Implementasi Kebijakan Peraturan Walikota Makasssar No 94 Tahun 2022&#13;
Tentang Pembentukan Lorong Wisata, mengatahui faktor pendukung dan penghambat&#13;
Implementasi Program Lorong Wisata, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor&#13;
penghambat Implementasi Program Lorong Wisata di Lorong Kyoto Kota Makassar dalam&#13;
meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah&#13;
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,&#13;
wawancara mendalam (9 informan), dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang&#13;
digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan:&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, Implementasi Program Lorong Wisata di Lorong Kyoto Kota&#13;
Makassar secara umum sudah berjalan dengan baik. Kesimpulan: Keberhasilan program ini&#13;
dapat dilihat dari adanya peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan&#13;
ekonomi di lorong wisata tersebut. Misalnya, Sanggar Batara Gowa mencatat kenaikan pendapatan sekitar 20–25 persen. Usaha penyewaan Mega Baju Bodo naik dari Rp2.500.000&#13;
menjadi sekitar Rp4.000.000 per bulan. UMKM Pancake Durian Medan Nurul mengalami&#13;
peningkatan 15–20 persen, dari Rp5.000.000 menjadi Rp5.700.000–Rp6.000.000. Pendapatan&#13;
penjual kue baruasa naik dari Rp2.000.000 menjadi Rp2.800.000 per bulan, sementara&#13;
penjualan gorengan meningkat dari Rp200.000–Rp250.000 menjadi Rp300.000–Rp400.000&#13;
per hari. Adapun UMKM Kue Surabe mencatat kenaikan dari Rp750.000 menjadi Rp1.500.000&#13;
per bulan. Namun, masih adanya kendala yaitu keterbatasan finansial berupa anggaran dalam&#13;
pengembangan program lorong wisata dan program top-down pemerintah tidak berjalan&#13;
optimal.&#13;
Kata Kunci: Implementasi, Peningkatan Pendapatan, Lorong Wisata</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
