<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192055</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120093958</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000500</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Potensi Bahaya Kecelakaan Kerja Petugas Pemadam Kebakaran di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo /</subfield>
      <subfield code="c">Nazwa Qomariah Salsabila Hamid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nazwa Qomariah Salsabila Hamid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agus Supriatna</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.375 984 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.375 984 3 NAZ p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan dari Bencana Kebakaran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Petugas Pemadam Kebakaran merupakan profesi dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena terlibat langsung dalam situasi darurat dan berbahaya. Di Kota Gorontalo, penanganan potensi bahaya kecelakaan kerja masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek internal maupun eksternal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan potensi bahaya kecelakaan kerja yang dihadapi oleh petugas Pemadam Kebakaran di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gorontalo, menganalisis faktor-faktor penghambat, serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan teori potensi bahaya yang dikembangkan oleh Tarwaka, yang memberikan kerangka komprehensif untuk memahami hubungan antara kemampuan fisik, kelelahan kerja, dan risiko kecelakaan, sehingga relevan dalam menganalisis potensi bahaya kerja pada petugas pemadam kebakaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang relevan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya meliputi kegagalan alat, kesalahan manusia, kondisi lingkungan kerja, serta belum optimalnya&#13;
pelaksanaan prosedur keselamatan. Faktor penghambat utama antara lain belum disahkannya Standar Operasional Prosedur (SOP) secara resmi, keterbatasan sarana prasarana, dan minimnya anggaran. Upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan kompetensi petugas,&#13;
penyediaan alat pelindung diri (APD), serta pengesahan dan penerapan SOP sebagai pedoman kerja. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa potensi bahaya kecelakaan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor alat, manusia, dan lingkungan kerja, serta keterbatasan penerapan prosedur keselamatan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, disarankan agar pihak terkait meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan rutin, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta mengesahkan dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten.&#13;
Kata Kunci: potensi bahaya, kecelakaan kerja, pemadam kebakaran, keselamatan&#13;
kerja.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
