<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192063</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120095037</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000508</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS FINGERPRINT DALAM MENINGKATKAN KEHADIRAN PEGAWAI DI LINGKUNGAN DINAS KOPERASI DAN UMKM DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN PROVINSI PAPUA /</subfield>
      <subfield code="c">Jufri Achmad Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jufri Achmad Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21315</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dra Sri Hartati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 881 42</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 881 42 JUF e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">manajemen sumber daya manusia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Teknologi fingerprint dalam sistem absensi telah&#13;
banyak diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, termasuk di Dinas Koperasi dan&#13;
UMKM Kabupaten Kepulauan Yapen. Namun, efektivitasnya dalam mendorong peningkatan&#13;
disiplin kerja pegawai masih memunculkan berbagai hambatan, baik secara teknis maupun nonteknis. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas penggunaan sistem fingerprint dalam meningkatkan disiplin pegawai di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepulauan Yapen.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data&#13;
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Penerapan fingerprint terbukti cukup&#13;
efektif meningkatkan kedisiplinan melalui pencapaian target kehadiran, kemampuan adaptasi,&#13;
serta peningkatan kesadaran dan tanggung jawab pegawai. Namun, masih terdapat hambatan&#13;
seperti gangguan alat fingerprint, rendahnya kesadaran sebagian pegawai, dan resistensi terhadap sistem baru. Kesimpulan: Penerapan sistem fingerprint cukup efektif dalam meningkatkan disiplin pegawai melalui pencatatan kehadiran yang akurat dan transparan. Sistem ini membantu mengurangi ketidakhadiran tanpa keterangan serta meningkatkan tanggung jawab pegawai terhadap waktu kerja. Namun, masih terdapat kendala seperti gangguan teknis dan resistensi pegawai terhadap sistem baru. Oleh karena itu, dukungan teknis dan sosialisasi yang&#13;
berkelanjutan diperlukan agar implementasi sistem berjalan optimal.&#13;
Kata Kunci: Efektivitas, Fingerprint, Disiplin Pegawai</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
