<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192075</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120100905</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000520</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BKPSDM KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muh Mirza Gibran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh Mirza Gibran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24081</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ajud Tajudin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 848 33</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 848 33 MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Kepegawaian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN)&#13;
menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di&#13;
BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi&#13;
pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya&#13;
strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan&#13;
antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan&#13;
kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan&#13;
data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan&#13;
secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan&#13;
hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi&#13;
pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan&#13;
kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi&#13;
berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang&#13;
lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya &#13;
kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur.&#13;
Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
