<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192095</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120104625</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000540</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Menghadapi Potensi Bencana Tsunami Di Kota Banda Aceh Provinsi Aceh /</subfield>
      <subfield code="c">Sabrina Humaira</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sabrina Humaira</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Kusworo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 981 112</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 981 112 SAB k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan dari Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Lokasi Kota Banda Aceh berada di zona subduksi Lempeng Eurasia dan Indo-Australia serta berdekatan dengan patahan besar Sumatera, yang memiliki risiko kerentanan terjadinya tsunami di kawasan tersebut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi potensi bencana Tsunami di Kota Banda Aceh Provinsi Aceh. Metode: Dalam penelitian ini, penulis menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif. Validitas data dilakukan melalui tekhnik triangulasi setelah proses pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada teori kesiapsiagaan LIPI-UNESCO/ISDR (2006), dengan 5 parameter yaitu Pengetahuan dan sikap tentang risiko bencana, Kebijakan dan Pedoman,Rencana Tanggap darurat, Sistem Peringatan Bencana, dan Mobilisasi Sumber Daya. Hasil/Temuan: Menunjukkan bahwa kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi bencana tsunami Kota Banda Aceh belum maksimal. Beberapa faktor utama yang penghambat upaya meminimalkan dampak bencana ini meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang ahli, minimnya alokasi dana untuk kesiapsiagaan bencana, dan kekurangan&#13;
sarana dan prasarana penunjang penanggulangan bencana yang masih menjadi kendala. Kesimpulan: Peneliti menyarakan BPBD Kota Banda Aceh meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana tsunami melalui peningkatan sarana dan prasarana yang meadai, pelatihan dan peningkatan personel sumber daya manusia BPBD, serta alokasi anggaran yang cukup untuk mendukung upaya penanggulangan bencana tsunami.&#13;
Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Tsunami, BPBD</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
