<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192118</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120113048</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000563</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN DI KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Natalia Fentia Klau</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Natalia Fentia Klau</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24726</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Andi Masrich</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 598 686 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 598 686 3 NAT i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">sampah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Kupang,&#13;
khususnya di Kecamatan Maulafa, merupakan isu lingkungan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya volume sampah setiap tahunnya, rendahnya kesadaran masyarakat, dan belum optimalnya implementasi kebijakan daerah. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di kawasan urban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan di Kecamatan Maulafa, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan melalui pendekatan partisipatif dan sistematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (1975) yang mencakup enam dimensi: standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil/Temuan: Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Maulafa menunjukkan bahwa meskipun kebijakan telah dirumuskan secara komprehensif melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011, pelaksanaannya masih menemui sejumlah kendala. Kendala tersebut meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, lemahnya koordinasi lintas sektor, serta rendahnya partisipasi aktif masyarakat. Faktor pendukung meliputi tersedianya program fasilitas pengelolaan seperti bank sampah dan TPS3R, serta adanya upaya kampanye kesadaran lingkungan. Kesimpulan: Implementasi kebijakan&#13;
penanganan sampah di Kecamatan Maulafa sudah mengacu pada Peraturan Daerah yang&#13;
berlaku dan telah menetapkan standar keberhasilan yang jelas. Pelaksanaan kebijakan&#13;
pengelolaan sampah di Kecamatan Maulafa memerlukan penguatan kapasitas sumber daya&#13;
manusia, perbaikan infrastruktur persampahan, serta peningkatan komunikasi dan kolaborasi&#13;
antara pemerintah dan masyarakat. Peningkatan efektivitas implementasi kebijakan dapat&#13;
dicapai melalui pendekatan yang lebih partisipatif, edukatif, dan terintegrasi guna mewujudkan&#13;
pengelolaan sampah yang berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: implementasi kebijakan, sampah, Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Maulafa,&#13;
Van Meter dan Van Horn</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
