<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192132</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120025655</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000577</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH 2025-2029 DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Anisa Nur Muhajanah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anisa Nur Muhajanah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23428</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dwi Agus Sumarno</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.340.959.838.11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.340.959.838.11  ANI c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perencanaan Pembangunan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyusunan RPJMD Kota Balikpapan 2025–2029 menghadapi tantangan seperti rendahnya partisipasi masyarakat, belum optimalnya sinergi antar pemangku kepentingan, dan belum maksimalnya penerapan konsep collaborative governance. Tujuan: Untuk menganalisis penerapan collaborative governance dalam penyusunan RPJMD Kota Balikpapan menggunakan model Ansell dan Gash. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Proses kolaboratif dalam penyusunan RPJMD belum berjalan optimal. Hambatan utama meliputi partisipasi masyarakat yang rendah, koordinasi antar-aktor yang lemah, dan kurangnya mekanisme kelembagaan pendukung kolaborasi. Meski begitu, terdapat inisiatif dari pemerintah untuk membangun forum kolaboratif dan memperkuat kepemimpinan yang inklusif. Kesimpulan: Penelitian ini mengungkap tantangan dan peluang dalam implementasi collaborative governance di tingkat daerah dan memberikan rekomendasi strategis guna meningkatkan efektivitas penyusunan RPJMD yang partisipatif dan berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: collaborative governance, perencanaan pembangunan, RPJMD, partisipasi, Kota Balikpapan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
