<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192146</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260120095537</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000591</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ANGGARAN DESA DENGAN PENGGUNAAN SISKEUDES DI DESA AIK RAYAK KECAMATAN TANJUNGPANDAN KABUPATEN BELITUNG /</subfield>
      <subfield code="c">Rakas Febrola</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rakas Febrola</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23398</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Robert Simbolon</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.175 981 633 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.175 981 633 1 RAK e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Desa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Rendahnya penyerapan anggaran dan tingginya Sisa&#13;
Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) masih menjadi permasalahan utama di Desa Aik Rayak,meskipun telah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sejak 2019 untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan anggaran melalui Siskeudes, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menilai upaya perbaikan yang telah dilakukan. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi laporan realisasi anggaran tahun 2020–2024. Hasil: Siskeudes mempercepat proses input dan administrasi keuangan, namun keterlambatan perencanaan dan pelaporan masih terjadi akibat lemahnya koordinasi dan keterbatasan sumber daya manusia.Penyerapan anggaran berkisar antara 78% hingga 90%, sementara nilai SiLPA tetap tinggi, menunjukkan belum optimalnya sinkronisasi antar tahapan pengelolaan anggaran. Kesimpulan:Efektivitas pelaksanaan anggaran desa dengan penggunaan Siskeudes secara umum belum efektif. Meskipun telah dilakukan pelatihan teknis kepada perangkat desa, hal tersebut belum cukup untuk mengatasi permasalahan yang ada. Guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan anggaran desa,disarankan untuk menyusun kalender kerja keuangan, mengadakan rapat koordinasi rutin antar lembaga desa, meningkatkan keterlibatan perangkat dalam pengoperasian Siskeudes, menyesuaikan program dengan aspirasi masyarakat, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi secara berkala.&#13;
Kata kunci: Desa Aik Rayak; Efektivitas Anggaran; Pelaksanaan Anggaran Desa; SiLPA; Siskeudes</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
