<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192155</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260121070819</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000600</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MITIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Santoso, Gilang Cahyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Santoso, Gilang Cahyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20605</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Udaya Madjid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.125 598 143</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.125 598 143 SAN m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kecelakaan Lalu Lintas</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya volume kendaraan yang ada di Kota Batam Provinsi Riau memiliki potensi besar terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan keamanan berkendara, infrastruktur yang kurang memadai, dan lain sebagainya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana mitigasi kecelakaan lalu lintas yang ada di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Keselamatan Lalu Lintas yang dikembangkan oleh Dwi Prasetyo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data menggunakan wawancara kepada narasumber serta observasi dilapangan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitigasi kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam dilakukan dengan cara melakukan rekayasa jalan, rekayasa lalu lintas, dan manajemen lalu lintas. Dinas Perhubungan Kota Batam juga memperbaiki infrastruktur yang ada untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu litnas. Kesimpulan: Namun terdapat faktor penghambat dalam melaksanakan mitigasi kecelakaan lalu lintas di Kota Batam diantaranya kuranngnya tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, kurangnya anggaran, minimnya SDM yang berkualitas, serta infrastruktur yang kurang memadai. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam diantaranya memanfaatkan teknologi seperti CCTV dan memberlakukan sanksi terhadap pelanggar sebagai efek jera. Kata Kunci: Kecelakaan Lalu Lintas, Mitigasi Kecelakaan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
