<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192182</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260121094621</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000627</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH /</subfield>
      <subfield code="c">M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">25 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21086</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mutia Rahmah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.196 598 112 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.196 598 112 2 M.  e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan dan penanggulangan penyakit menular</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): TBC merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah&#13;
prioritas dunia saat ini, termasuk Negara Indonesia. Secara nasional, Provinsi Aceh menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kasus TBC terbanyak, salah satunya Kabupaten Bireuen. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis melalui Keputusan Bupati Bireuen Nomor 400.7.8.2/512 Tahun 2024 yang mengatur upaya percepatan eliminasi TBC serta menjadi dasar hukum kebijakan penanggulangan TBC di Bireuen. Namun, penanggulangan TBC yang berjalan di Kabupaten Bireuen belum berjalan sebagaimana mestinya dengan kebijakan yang belum efektif menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas kebijakan penanggulangan TBC, memetakan faktor pendukung dan penghambat efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten Bireuen sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten. Metode: Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis studi dokumen dengan menggunakan aplikasi ATLAS.ti dalam menganalisis data. Informan pada penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan rendahnya kemampuan arah kebijakan dalam mengurangi kasus TBC dan serta ketidaktepatan strategi yang&#13;
digunakan dalam menanggulangi permasalahan TBC, ketidakoptimalan pelaksanaan rencana strategis sesuai kebutuhan permasalahan dan kekurangan pada kemampuan adaptif yang dimiliki organisasi pelaksana kebijakan, minimnya kerja sama pemangku kebijakan dengan masyarakat dalam kebijakan penanggulangan TBC serta belum tercapainya hasil analisa yang tepat untuk menghasilkan solusi&#13;
penanggulangan TBC. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan pemahaman masyarakat melalui promosi dan edukasi dan pemberian bantuan bagi pasien pengidap TBC Kabupaten Bireuen.&#13;
Kata kunci: Efektivitas Kebijakan, Penanggulangan, Tuberkulosis</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
