<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192192</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260121100029</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000637</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGARUH PAJAK DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019-2023 /</subfield>
      <subfield code="c">Noveandro Dwi Adhiyaksa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Noveandro Dwi Adhiyaksa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23926</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Faisal</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.209 598 265 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.209 598 265 2  NOV p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perpajakan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penurunan realisasi pajak daerah dan&#13;
belanja modal yang signifikan selama tahun 2020–2021 mencerminkan&#13;
ketidakstabilan pendanaan daerah akibat pandemi Covid-19. Ketidaksejajaran&#13;
antara tren peningkatan pajak daerah dan efektivitas belanja modal dalam&#13;
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan adanya celah (gap)&#13;
dalam pemanfaatan belanja modal sebagai instrumen fiskal. Hal ini menimbulkan&#13;
pertanyaan mengenai peran belanja modal dalam menjembatani pengaruh pajak&#13;
daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kota Semarang. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak daerah terhadap&#13;
pertumbuhan ekonomi dengan belanja modal sebagai variabel intervening&#13;
(mediasi) di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada periode 2019–2023.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode&#13;
analisis regresi linear sederhana dan uji Sobel untuk menguji peran mediasi. Data&#13;
yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan&#13;
APBD, Badan Pusat Statistik (BPS), dan instansi terkait, meliputi realisasi pajak&#13;
daerah, belanja modal, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).&#13;
Hasil/Temuan: menunjukkan bahwa pajak daerah memiliki pengaruh positif dan&#13;
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (R² = 0,915; p-value = 0,011). Namun,&#13;
hubungan antara pajak daerah dan belanja modal (R² = 0,382; p-value = 0,267),&#13;
serta hubungan antara belanja modal dan pertumbuhan ekonomi (R² = 0,538; pvalue = 0,158), tidak signifikan. Uji Sobel menghasilkan nilai Z = 1,10 dengan pvalue = 0,135, yang menunjukkan bahwa belanja modal tidak berperan sebagai&#13;
mediator yang efektif dalam hubungan antara pajak daerah dan pertumbuhan&#13;
ekonomi. Kesimpulan: Meskipun pajak daerah terbukti memberikan kontribusi&#13;
langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, belanja modal belum berfungsi optimal&#13;
sebagai variabel intervening. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan alokasi&#13;
belanja modal pada sektor-sektor produktif, perbaikan transparansi pengelolaan&#13;
anggaran, serta evaluasi kebijakan fiskal untuk memperkuat dampak jangka&#13;
panjang terhadap pembangunan ekonomi daerah.&#13;
Kata Kunci: Pajak Daerah, Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, Variabel&#13;
Intervening, Kota Semarang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
