<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192208</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260121104546</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000653</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SELAMA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK 2024 DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23831</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Luh Putu Vera Astripujayanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.28</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.28 NOV e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Kepolisian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/latar belakang: penyelenggaraan Pilkada harus mencerminkan&#13;
sebuah proses demokrasi yang berlangsung secara damai, transparan, dan&#13;
partisipatif, dimana seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi tanpa rasa&#13;
takut terhadap intimidasi, dan ancaman yang dapat memicu konflik sosial.&#13;
Keberadaan aparat satuan Polisi Pamong Praja sangat vital sebagai garda terdepan&#13;
dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Selama&#13;
pelaksanaan Pilkada, Satuan Polisi Pamong Praja berperan dalam membantu&#13;
menciptakan suasana yang kondusif bagi pemilih untuk menyalurkan hak&#13;
suaranya dengan bebas. Tujuan: mengevaluasi dari strategi yang telah dilakukan&#13;
oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketentraman dan ketertiban&#13;
umum selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024 di Kabupaten&#13;
Lombok Timur. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian&#13;
kualitatif. Peneliti menggunakan data yang diperoleh dari hasil wawancara,&#13;
observasi dan dokumentasiserta dianalisis dengan model Miles dan Huberman&#13;
dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan&#13;
kesimpulan. Hasil: Satuan Polisi Pamong Praja memiliki anggaran yang sangat&#13;
terbatas sehingga penggunaannya diprioritaskan pada tahapan yang krusial,&#13;
seperti tahap pemungutan suara dan pasca pemungutan suara. Satuan Polisi&#13;
Pamong Praja bertindak cepat terhadap aduan dari masyarakat dan melakukan&#13;
penanganan sesuai dengan SOP yang berlaku. Masyarakat dan Tim sukses dari&#13;
peserta Pilkada juga memberikan tanggapan positif terhadap kinerja Satuan Polisi&#13;
Pamong Praja selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Namun,&#13;
anggota Satpol PP merasa pembinaan teknis operasional yang diberikan sangat&#13;
minim dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Kesimpulan:&#13;
strategi yang diterapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok&#13;
Timur dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 masih belum sepenuhnya&#13;
optimal, terutama dalam perspektif learning and growth. Masih terdapat sejumlah&#13;
kendala seperti keterbatasan anggaran, kurang memadainya sarana dan prasarana,&#13;
minimnya pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, serta rendahnya&#13;
pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas.&#13;
Kata kunci: Balanced Scorecard, Evaluasi Strategi, Ketentraman dan Ketertiban&#13;
Umum, Pilkada</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
