<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192276</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122101748</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000721</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI PERCEPATAN PENCAPAIAN KEPEMILIKAN DOKUMEN  KEPENDUDUKAN (PEKAD 3 IN 1 PLUS) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN  PENCATATAN SIPIL KOTA LHOKSEUMAWE PROVINSI ACEH /</subfield>
      <subfield code="c">Al Yedi Asadullah Sya’bandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Al Yedi Asadullah Sya’bandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ella Lesmanawaty Wargadinata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.659 811 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.659 811 1 AL  i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kependudukan catatan sipil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan dalam skripsi ini adalah belum optimalnya penyebaran informasi dan penerimaan masyarakat terhadap inovasi PEKAD 3 IN 1 PLUS di Disdukcapil Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi PEKAD 3 IN 1 PLUS di Disdukcapil Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap inovasi PEKAD 3 IN 1 PLUS di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe, penerapan inovasi layanan publik ini menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan efisiensi proses pengurusan dokumen kependudukan. Secara spesifik, program ini memungkinkan masyarakat untuk memperoleh tiga dokumen penting—akte kelahiran, kartu keluarga, dan kartu identitas anak—dalam satu layanan terintegrasi. Inovasi ini telah mengurangi proses birokrasi dan memberikan layanan yang lebih cepat serta mudah diakses oleh masyarakat. Data dari tahun 2023 menunjukkan bahwa layanan ini berhasil mencapai target dalam pengolahan dokumen, dengan peningkatan signifikan dalam kepuasan pengguna karena kemudahan yang ditawarkan oleh sistem layanan terintegrasi. Namun, tantangan seperti masalah teknis pada sistem informasi dan ketidaklengkapan dokumen masih ada, yang memengaruhi potensi penuh dari program ini. Kesimpulan: Kesimpulannya, PEKAD 3 IN 1 PLUS merupakan inovasi pelayanan yang efektif dan adaptif, namun masih memerlukan perbaikan sistem digitalisasi internal, peningkatan literasi administrasi masyarakat, serta penguatan regulasi teknis antarinstansi untuk mendukung keberlanjutan dan optimalisasi inovasi tersebut. Kata kunci: Disdukcapil, Difusi inovasi, hambatan adopsi, inovasi pelayanan publik, PEKAD 3 IN 1 PLUS</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
