<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192280</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122102213</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000725</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH  DALAM DIGITALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH  DI KABUPATEN BARITO SELATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Rio Marcelino</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rio Marcelino</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24672</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Andi Fitri Rahmadany M</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.559 834 51</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.559 834 51 RIO s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Properti Pemerintah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Digitalisasi pengelolaan keuangan daerah &#13;
merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan modernisasi administrasi publik. &#13;
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah &#13;
(BPKAD) telah mengimplementasikan berbagai sistem digital seperti SIPD, SIMDA, dan &#13;
aplikasi pendukung lainnya dalam upaya menciptakan pengelolaan keuangan yang efisien, &#13;
transparan, dan akuntabel. Namun, implementasi ini masih menghadapi sejumlah kendala &#13;
seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi SDM, serta belum optimalnya &#13;
integrasi sistem digital secara menyeluruh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis strategi BPKAD dalam mengimplementasikan digitalisasi pengelolaan &#13;
keuangan daerah di Kabupaten Barito Selatan, serta mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, &#13;
peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam proses transformasi digital tersebut. Metode: &#13;
enelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data &#13;
dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan dan staf BPKAD, observasi &#13;
langsung terhadap aktivitas digitalisasi, serta dokumentasi kebijakan dan sistem keuangan &#13;
yang digunakan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis SWOT untuk &#13;
merumuskan strategi penguatan digitalisasi keuangan daerah. Hasil/Temuan: Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa BPKAD memiliki kekuatan pada kesiapan teknologi, SDM &#13;
yang kompeten, dan dukungan kebijakan daerah, namun masih dihadapkan pada kendala &#13;
infrastruktur yang belum optimal, ketimpangan literasi digital pegawai, serta tantangan dalam &#13;
integrasi sistem dan resistensi internal terhadap perubahan. Dari sisi eksternal, peluang &#13;
datang dari regulasi nasional dan potensi kolaborasi strategis, namun ancaman seperti &#13;
keamanan siber dan keterbatasan anggaran tetap harus diantisipasi. Kesimpulan: trategi &#13;
digitalisasi BPKAD Kabupaten Barito Selatan berada pada posisi agresif (kuadran I SWOT), &#13;
yang menuntut pemanfaatan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal secara &#13;
optimal. Rekomendasi utama adalah penguatan kapasitas SDM, peningkatan keamanan &#13;
sistem, perluasan kolaborasi eksternal, dan penerapan sistem yang lebih terintegrasi dan &#13;
adaptif terhadap dinamika teknologi. &#13;
Kata kunci: Strategi, Digitalisasi, Pengelolaan Keuangan Daerah, SWOT</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
