<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192289</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122103701</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000734</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP OPINI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DI KOTA BEKASI /</subfield>
      <subfield code="c">Herjuno Hadyan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Herjuno Hadyan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21238</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anindita Primastuti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 824 22</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 824 22 HER k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pajak Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan keuangan dan &#13;
transparansi sangat penting untuk akuntabilitas lembaga pemerintah. Di Kota Bekasi,laporan &#13;
keuangan masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan aset,pelaporan belanja modal dan &#13;
sistem pengendalian internal sehingga Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar &#13;
dengan pengecualian pada tahun 2021-2023. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas laporan keuangan yang disusun oleh Pemerintah Kota Bekasi. Metode:  Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan staf dari BPKAD Kota Bekasi, pejabat pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan teori Mahmudi (2010) dengan menilai laporan keuangan berdasarkan empat dimensi: relevansi, keandalan, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami.  Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan di Kota Bekasi tergolong sedang, dengan ruang untuk perbaikan di semua dimensi. Tantangan utama yang ditemukan meliputi masalah dalam ketepatan waktu dan kelengkapan data keuangan, inkonsistensi dalam penerapan standar pelaporan, dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap laporan keuangan tersebut. Namun, beberapa langkah positif telah dilakukan untuk meningkatkan keterbandingan laporan dari waktu ke waktu dan transparansi operasional keuangan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan hasil audit yang lebih baik, Pemerintah Kota Bekasi perlu fokus pada perbaikan ketepatan waktu, keandalan, dan pemahaman laporan keuangan. Selain itu, penyederhanaan penyajian laporan keuangan agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan dan masyarakat juga sangat penting. Penguatan sistem pengendalian internal dan manajemen keuangan yang mendasar juga akan menjadi kunci dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik. &#13;
Kata kunci: Akuntabilitas, Laporan Keuangan, Opini Auditor, Relevan, Andal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
