<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192304</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122110726</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000749</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">SIKAP PETANI MILENIAL TERHADAP PENGEMBANGAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI KOTA BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Sulthan Nazib Pratama Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sulthan Nazib Pratama Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24135</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdul Halim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.159 824 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.159 824 32 SUL s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Ekonomi dan Kebijakan Pertanian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/ Latar Belakang(GAP): Sektor Pengembangan pertanian ramah lingkungan menjadi fokus utama dalam paradigma pembangunan keberlanjutan. Pertanian konvensional masih marak digunakan oleh para petani dengan mengandalkan penggunaan pestisida kimia dan pupuk sintetis menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Petani milenial, sebagai generasi muda yang aktif serta adaptif terhadap tekonologi digital, memiliki peran strategis dalam mewujudkan pertanian ramah lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap petani milenial terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan di Kota Bandung. Metode: Dengan pendekatan mixed method sequential explanatory. Sebanyak 67 responden diambil untuk pengisian kuesioner dan 6 orang informan diwawancarai untuk memperkaya analisis penelitian. Analisis deskriptif kuantitatif menggunakan korelasi Rank Spearman, dan uji beda Mann Whitney melalui IBM SPSS Statistics 27. Analisis kualitatif dilakukan dengan triangulasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pembentuk sikap, masing-masing berturut-turut: pengalaman pribadi, dan faktor emosional memiliki hubungan sangat signifikan, sedangkan pengaruh orang lain yang dianggap penting, lembaga pendidikan dan lembaga agama, serta terpaan media massa memiliki hubungan tidak signifikan dengan sikap petani milenial terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan di Kota Bandung. Kebanyakan petani milenial menyatakan sikap tidak setuju terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan. Perlu upaya sosialisasi, pendampingan, serta penyebaran informasi yang efektif dari seluruh stakeholder terkait agar pemahaman petani milenial terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan bisa meningkat. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar petani milenial di Kota Bandung memiliki sikap yang belum mendukung terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan. Faktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman pribadi dan faktor emosional, sementara pengaruh sosial dan institusional tidak signifikan. Diperlukan upaya sosialisasi, pendampingan, dan penyebaran informasi yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan petani milenial dalam praktik pertanian ramah lingkungan.&#13;
Kata Kunci: Pengembangan Pertanian Ramah Lingkungan, Petani Milenial, Sikap Petani, Pertanian Berkelanjutan, Menjaga Ketahanan Pangan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
