<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192314</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122112410</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000759</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI  PROGRAM SATU JUTA   SATU PEKARANGAN DI KECAMATAN LUWUK SELATAN   KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Fauzi Mutashawwir Maita</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fauzi Mutashawwir Maita</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jojo Juhaeni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.659 844 51</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.659 844 51 FAU p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Program Berbasis Komunitas</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi karena terdapat kesenjangan dalam pelaksanaannya di Kecamatan Luwuk Selatan yang menunjukkan penerimaan pendapatan kelompok masih tergolong rendah dibandingkan kecamatan lain, meskipun memiliki letak geografis strategis dan luas wilayah yang cukup besar. Hal ini mengindikasikan belum optimalnya pemanfaatan dan pengelolaan bantuan program SJSP di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, melalui program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) di Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian menggunakanmetode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan informan kunci yang terdiri dari pejabat Dinas TPHP, Camat, Kepala BPP, dan ketua kelompok penerima manfaat, observasi non-partisipan, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milesdan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesetaraan terwujud melalui pemenuhan hak dan kewajiban serta distribusi bantuan yang adil; prinsip partisipasi terimplementasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program; prinsip keswadayaan terealisasi melalui peningkatan kemampuan pengambilan keputusan dan produktivitas masyarakat; serta prinsip keberlanjutan terjaga melalui keberlangsungan program dan pengelolaan sumber daya yang efektif. Kendala yang dihadapi meliputi faktor cuaca dan keterlambatan penyaluran bantuan. Kesimpulan: Program SJSP di Kecamatan Luwuk Selatan telah berjalan sesuai prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan serta ketahanan pangan masyarakat, meskipun masih memerlukan perbaikan dalam aspek teknis pelaksanaan untuk mengoptimalkan hasil program. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, program pekarangan, ketahanan pangan, partisipasi masyarakat, keberlanjutan program</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
