<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192342</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122022026</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000787</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN  KEPEGAWAIAN (SIMEKA) DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN  PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN TANJUNG  JABUNG BARAT PROVINSI JAMBI /</subfield>
      <subfield code="c">Chintia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Chintia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ika Sartika</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.635 981 551</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.635 981 551 CHI e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen kepegawaian pemerintah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemajuan teknologi informasi telah menuntut reformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk dalam aspek manajemen kepegawaian. Namun, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih tergolong rendah, dengan capaian indeks terendah di Provinsi Jambi. Kondisi ini diperburuk oleh permasalahan administratif yang meliputi ketidakakuratan data pegawai, keterlambatan dalam pemrosesan administrasi kepegawaian, rendahnya tingkat kedisiplinan ASN, serta dominannya praktik manual dalam proses absensi dan pengelolaan data. Hal ini menegaskan adanya kesenjangan antara kebijakan digitalisasi kepegawaian dengan realitas implementasi di tingkat daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMEKA) di BKPSDM Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus untuk melakukan pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi data secara sistematis. Kerangka analisis menggunakan teori efektivitas sistem informasi berbasis komputer dari Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon, yang mencakup dimensi organisasi, manajemen, dan teknologi informasi. Hasil/Temuan: Sistem ini telah membantu meningkatkan disiplin dan efisiensi administrasi, namun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan literasi digital, gangguan jaringan, dan manipulasi presensi. Kesimpulan: Penerapan SIMEKA di BKPSDM Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum sepenuhnya efektif. Upaya mitigasi seperti kerja sama dengan Dinas Kominfo, validasi presensi, dan pengajuan klaim telah dilakukan, namun efektivitas penuh masih memerlukan penguatan infrastruktur dan peningkatan kapasitas pengguna. Kata kunci: Efektivitas, SIMEKA, Kepegawaian, Sistem Informasi, SPBE</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
