<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192355</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260122025128</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000800</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI LUAR KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Hafist Reyhan Fariza</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Hafist Reyhan Fariza</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23061</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mansyur Achmad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.160 959 838 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.160 959 838 31 MUH o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi lokal / pemerintah kota</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masih rendahnya jumlah aktivasi Identitas Kependudukan&#13;
Digital (IKD) di Kota Samarinda dibandingkan dengan target nasional sebesar 30% yang ditetapkan&#13;
oleh Kementerian Dalam Negeri, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya&#13;
melakukan aktivasi IKD. Tujuan: Untuk menganalisis optimalisasi pelayanan aktivasi Identitas&#13;
Kependudukan Digital di luar kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda,&#13;
Provinsi Kalimantan Timur. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif&#13;
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Penelitian ini menunjukkan bahwa upaya optimalisasi pelayanan aktivasi IKD di luar kantor telah&#13;
dilakukan untuk meningkatkan kinerja layanan dan memperluas jangkauan kepada masyarakat.&#13;
Ditemukan beberapa kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan teknologi, dan kurang efektifnya kegiatan sosialisasi. Kesimpulan: Pemerintah daerah telah melakukan berbagai inisiatif dalam meningkatkan aktivasi IKD, antara lain melalui pelatihan sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan regulasi untuk mendukung terwujudnya layanan administrasi kependudukan yang lebih efektif di era digital.&#13;
Kata Kunci: Aktivasi, IKD, Optimalisasi</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
