<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192433</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260126094708</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000878</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN SISTEM LAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM PENANGANAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANGKA TENGAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /</subfield>
      <subfield code="c">Maisarah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Maisarah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23653</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Marthalina</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.598 163 22</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.598 163 22  MAI k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kesejahteraan sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penanganan kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah masih menghadapi berbagai tantangan meskipun telah diterapkannya Sistem Layanan Kesejahteraan Sosial oleh pemerintah daerah. Permasalahan yang muncul meliputi terbatasnya anggaran, rendahnya penguasaan teknologi di kalangan masyarakat, serta kendala teknis seperti gangguan pada server aplikasi layanan. Hambatan-hambatan ini berdampak pada kurang optimalnya pelaksanaan layanan kesejahteraan sosial di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan Sistem Layanan Kesejahteraan Sosial dalam penanganan kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan staf Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, perangkat desa, dan masyarakat, serta analisis dokumentasi. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak NVIVO 12 Plus untuk memudahkan pengkodean dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem layanan kesejahteraan sosial sudah cukup efektif dalam membantu penanganan kemiskinan. Namun demikian, terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan anggaran, kesenjangan literasi digital di masyarakat, dan gangguan teknis aplikasi. Upaya yang dilakukan pemerintah daerah mencakup pemutakhiran data DTKS secara berkala serta menjalin kerja sama dengan program CSR. Kesimpulan: Keefektifan sistem layanan kesejahteraan sosial dapat ditingkatkan melalui sosialisasi dan pelatihan teknologi kepada masyarakat, penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM pelaksana, sinergi lintas sektor dalam pendanaan, serta monitoring dan evaluasi rutin terhadap implementasi program.&#13;
Kata Kunci: Keefektifan; Sistem Layanan Kesejahteraan Sosial; Penanganan Kemiskinan; Teknologi Informasi; Kabupaten Bangka Tengah.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
