<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192440</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260126105134</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000885</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS E-SAKIP DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KABUPATEN SUMBA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Ballu, Deddy Zakarias Armando</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="3" ind2="#">
      <subfield code="a">Ballu, Deddy Zakarias Armando</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23914</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ardieansyah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 868 12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 868 12  DED e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemerintahan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi E-SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah berbasis elektronik) merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel di era transformasi digital. Di Kabupaten Sumba Tengah, implementasi E-SAKIP masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, minimnya kompetensi SDM, ketidakstabilan sistem, dan belum optimalnya koordinasi antar OPD yang berdampak pada rendahnya penyerapan anggaran (rata-rata 75%) dan keterlambatan pelaporan kinerja (rata-rata 15 hari). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi E-SAKIP dalam meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Sumba Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 indikator yang digunakan dalam penelitian ini belum ada yang menunjukkan hasil yang sesuai. Ditemukan bebrapa hambatan dalam penelitian ini seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dengan kesenjangan jaringan internet di 8 dari 12 kecamatan, kapabilitas SDM dengan hanya 45% operator memiliki keterampilan memadai, serta minimnya dukungan teknis. Kesimpulan: Efektivitas implementasi E-SAKIP dalam meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Sumba Tengah belum dinilai terlalu baik. Meskipun nilai SAKIP Kabupaten Sumba Tengah menunjukkan hasil yang meningkat. tapi, masih perlu perbaikan agar nilai SAKIP yang didapatkan bisa meningkat. Untuk itu diperlukannya peningkatan infrastruktur jaringan, pengembangan kompetensi staf melalui pelatihan, penyusunan prosedur pelaporan yang standar, dan penerapan pemeliharaan sistem terstruktur untuk mengoptimalkan pemanfaatan E-SAKIP bagi akuntabilitas pemerintahan daerah yang lebih baik.&#13;
Kata Kunci: E-SAKIP, Efektivitas, Sistem Informasi</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
