<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192476</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260126062246</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000921</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI APLIKASI ADHIMUKTI BRATA CARE STUNTING DALAM PENDATAAN STATUS GIZI ANAK BERBASIS APLIKASI APPSHEET DI KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">MOH. SAPUTRA TAMBORA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MOH. SAPUTRA TAMBORA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20869</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hutasoit, Imelda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.395 984 451</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.395 984 451 MOH i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">penyakit kurang gizi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Kabupaten Banggai dengan prevalensi 29,1% pada tahun 2023. Sistem pendataan status gizi anak yang masih manual menyebabkan ketidakefisienan, keterlambatan intervensi, dan kurangnya integrasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan inovasi Aplikasi Adhimukti Brata Care Stunting berbasis AppSheet untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pendataan gizi anak secara digital dan real-time. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan teori difusi inovasi Everett Rogers, meliputi lima indikator: keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan diuji coba, dan kemudahan diamati. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari DP2KBP3A Kabupaten Banggai dan kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini memenuhi seluruh indikator inovasi: meningkatkan efisiensi pendataan, akurasi data, kemudahan penggunaan, dan mempercepat intervensi, meskipun&#13;
terdapat tantangan berupa keterbatasan jaringan dan kebutuhan pelatihan teknis. Inovasi ini&#13;
dinilai efektif mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai, namun memerlukan regulasi, sosialisasi, dan evaluasi berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: Inovasi, Aplikasi Adhimukti Brata Care stunting, Pendataan Gizi Anak,&#13;
Stunting.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
