<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192477</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260126062636</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000922</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SISTEM KEUANGAN DESA DALAM PELAPORAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Geri Andriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Geri Andriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21890</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eljawati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.170 959 816 142</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.170 959 816 142 MUH e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">administrasi pedesaan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan utama yang diangkat meliputi masih rendahnya pemahaman aparatur desa terhadap sistem, minimnya pengawasan dari pemerintah&#13;
daerah, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan desa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pelaporan keuangan desa di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera&#13;
Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan Siskeudes dalam pelaporan keuangan desa di Kabupaten Muara Enim dapat dilihat dari lima dimensi utama. Pada dimensi pemahaman program, masih ditemukan aparatur desa yang belum sepenuhnya memahami fungsi dan prosedur penggunaan Siskeudes. Pada dimensi tepat sasaran, sistem telah diterapkan di seluruh desa namun belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan SDM dan dukungan teknis. Pada dimensi tepat waktu, pelaporan sering mengalami keterlambatan akibat kendala jaringan internet dan sistem yang masih offline. Pada dimensi pencapaian tujuan, Siskeudes mulai mampu mendukung penyusunan laporan keuangan yang akurat dan akuntabel. Sedangkan pada dimensi perubahan nyata, terlihat adanya peningkatan kesadaran aparatur terhadap pentingnya tata kelola keuangan, meskipun masih dibutuhkan pelatihan lanjutan serta penguatan infrastruktur dan sistem. Kesimpulan: Siskeudes di Kabupaten Muara Enim dinilai cukup efektif dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas&#13;
pelaporan keuangan desa meskipun masih menghadapi kendala teknis dan SDM. Efektivitas&#13;
ini dapat ditingkatkan melalui pelatihan, perbaikan sistem, dan pengawasan yang lebih&#13;
optimal dari pemerintah daerah.&#13;
Kata kunci: Efektivitas, Sistem Keuangan Desa, Pelaporan Keuangan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
