<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192498</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127090908</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000943</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">UPAYA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN LABUHANBATU   DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN LALU LINTAS DARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Ritonga, Rivardo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="3" ind2="#">
      <subfield code="a">Ritonga, Rivardo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1="3" ind2="#">
      <subfield code="a">Harahap, Agus Supriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.125 598 126 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.125 598 126 1 RIT u</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keselamatan lalu lintas darat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pengguna jalan dan minimnya fasilitas penunjang keselamatan, menunjukkan masih adanya kesenjangan antara regulasi keselamatan lalu lintas dan implementasi di lapangan. Hal ini diperparah dengan fluktuasi angka korban meninggal dunia serta keterbatasan personil dan anggaran dalam pelaksanaan kebijakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas darat, serta mengkaji efektivitas program tersebut menggunakan pendekatan sistematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Perhubungan dan pihak terkait, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan pendekatan Haddon Matrix yang mencakup tiga fase: pra-kecelakaan, saat kecelakaan, dan pasca-kecelakaan, serta mempertimbangkan faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah melaksanakan sejumlah upaya, seperti edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara, pemasangan rambu lalu lintas, uji kelayakan kendaraan, patroli pengawasan, serta penanganan pasca-kecelakaan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan masih terhambat oleh rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan personel, dan dukungan anggaran yang belum memadai. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun upaya yang dilakukan telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kecelakaan, peningkatan keselamatan lalu lintas membutuhkan sinergi antar-instansi yang lebih kuat, peningkatan fasilitas penunjang, dan edukasi masyarakat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peran aktif pemerintah daerah sangat penting dalam mengintegrasikan aspek kelembagaan, sumber daya, dan budaya keselamatan secara menyeluruh. Kata kunci: Keselamatan lalu lintas, kecelakaan, Haddon Matriks, Dinas Perhubungan, Labuhanbatu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
