<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192503</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127092031</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000948</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS APLIKASI ALPUKAT BETAWI DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI PROVINSI DKI JAKARTA /</subfield>
      <subfield code="c">Tua, Ferdian Maruli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tua, Ferdian Maruli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24430</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wiwik Roso Sri Rejeki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598 TUA e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Efektivitas Aplikasi Alpukat Betawi&#13;
dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan yang semakin menurun sejak tahun&#13;
2022 yang menyebabkan masyarakat memberikan respon yang berbeda yakni&#13;
semakin negatif seiring berjalannya waktu di Provinsi DKI Jakarta. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek efektivitas di aplikasi Alpukat&#13;
Betawi yang menjadi objek kritik masyarakat dalam meningkatkan pelayanan&#13;
administrasi kependudukan di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Metode penelitian&#13;
yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif&#13;
deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan&#13;
dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data,&#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang&#13;
diperoleh peneliti menunjukkan bahwa aplikasi Alpukat Betawi dalam pelayanan&#13;
administrasi kependudukan tidak berjalan dengan efektif. Kesimpulan: Efektivitas&#13;
aplikasi Alpukat Betawi pada awalnya sangat signifikan dalam meningkatkan&#13;
pelayanan administrasi kependudukan di Indonesia. Namun, sejak tahun 2022&#13;
hingga saat ini, efektivitas tersebut terus mengalami penurunan. Penurunan&#13;
efektivitas tersebut disebabkan oleh beberapa hambatan yakni pemusatan database&#13;
ke SIAK terpusat jumlah kepengurusan menurun pesat, tidak mengalami&#13;
pengembangan lagi, aplikasi Alpukat betawi memiliki daya tanggap yang tergolong&#13;
cukup rendah dikarenakan atensi yang diberikan kepada aplikasi ini sudah&#13;
menurun, waktu yang diperlukan untuk mengeluarkan dokumen kependudukan&#13;
cukup lama, dan hanya mendukung untuk sistem operasi Android.&#13;
Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital, Kepatuhan Kebijakan Publik,&#13;
Pelayanan Administrasi Kependudukan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
