<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192505</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127092601</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000950</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN KOMPETENSI SMART ASN MELALUI PROGRAM DOU ASN (DARI, OLEH, DAN UNTUK ASN) DI PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Febryan Cahyo Prayogo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Febryan Cahyo Prayogo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20466</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Nawawi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.312 409 598 287 4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.312 409 598 287 4  FEB p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengembangan Kepegawaian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan&#13;
Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mendorong ASN untuk menjadi SMART ASN dalam&#13;
menghadapi tantangan globalisasi. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo&#13;
melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan&#13;
Rencana Kerja Reformasi Birokrasi Tahun 2021 dengan fokus pada pengembangan kompetensi ASN.&#13;
Salah satu inisiatifnya adalah program DOU ASN (Dari, Oleh, dan Untuk Aparatur Sipil Negara) yang &#13;
berupa pelatihan untuk meningkatkan kemampuan ASN. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan dengan&#13;
tujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, faktor penghambat, dan upaya mengatasi hambatan dalam&#13;
Pengembangan Kompetensi SMART ASN Melalui Program DOU ASN di Pemerintah Kota&#13;
Probolinggo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan&#13;
kualitatif terhadap kompetensi menurut teori Wibowo. Teknik pengumpulan data menggunakan&#13;
metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang&#13;
telah dilakukan menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SMART ASN melalui program&#13;
DOU ASN di pemerintah Kota Probolinggo sudah baik, dilihat dari tiga dimensi kompetensi menurut&#13;
Wibowo, yakni pengetahuan, keterampilan, dan juga sikap menunjukkan hasil yang sudah baik.&#13;
Kesimpulan: pengembangan kompetensi SMART ASN melalui program DOU ASN di pemerintah&#13;
Kota Probolinggo sudah baik. Akan tetapi, masih ada kekurangan pada kapasitas peserta yang&#13;
berbeda, penyediaan sarana prasarana serta dukungan pendanaan. Beberapa upaya yang telah&#13;
dilakukan BKPSDM Kota Probolinggo untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain dengan&#13;
memberikan pelatihan ulang kepada peserta, bekerja sama dengan berbagai instansi, pihak swasta,&#13;
dan organisasi profesi dalam penyediaan narasumber dan sarana prasarana pendukung pelaksanaan&#13;
program DOU ASN.&#13;
Kata kunci: pengembangan, kompetensi, SMART ASN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
