<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192510</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127093707</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000955</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Iskuncoro Jati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Iskuncoro Jati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22558</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yayat Sudrajat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.872 095 982 833</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.872 095 982 833  ISK e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Pemasaran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan teknologi digital yang pesat menuntut&#13;
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dalam transformasi digital,&#13;
khususnya dalam hal pemasaran produk. Namun, pelaku UMKM di Kabupaten Ngawi masih&#13;
menghadapi kesulitan dalam memanfaatkan platform digital secara optimal. Pemerintah daerah&#13;
melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi telah menyelenggarakan&#13;
pelatihan pemasaran digital sebagai bentuk intervensi. Meski demikian, keterbatasan partisipasi,&#13;
infrastruktur, dan literasi digital yang belum merata menjadi tantangan utama dalam efektivitas&#13;
pelatihan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan&#13;
pemasaran digital yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah&#13;
Kabupaten Ngawi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik &#13;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan digital peserta, termasuk&#13;
dalam penggunaan media sosial, e-commerce, dan pembuatan konten digital. Namun, pelatihan&#13;
masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu praktik, kurangnya perangkat teknologi,&#13;
serta penyebaran informasi yang belum menjangkau wilayah pedesaan secara merata.&#13;
Kesimpulan: Pelatihan pemasaran digital yang dilakukan menunjukkan efektivitas yang cukup&#13;
baik dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Upaya seperti pelatihan bergelombang,&#13;
penyediaan materi daring, dan pendampingan lanjutan telah membantu mengurangi hambatan.&#13;
Diperlukan pengembangan infrastruktur, perluasan jangkauan peserta, dan pelatihan yang&#13;
berkelanjutan agar UMKM dapat bersaing secara optimal di era digital.&#13;
Kata Kunci: UMKM, pemasaran digital, efektivitas</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
