<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192519</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127095418</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000964</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH  DALAM  MENINGKATKAN PENGELOLAAN   KEUANGAN DAERAH DI PROVINSI LAMPUNG /</subfield>
      <subfield code="c">ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22753</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ayu Widowati Johannes</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.459 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.459 818 ZHA e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengelolaan keuangan daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Lampung telah &#13;
menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen strategis untuk &#13;
mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun, &#13;
efektivitas SIPD belum sepenuhnya optimal karena berbagai kendala seperti keterbatasan &#13;
sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta permasalahan teknis &#13;
sistem. Hambatan ini berdampak pada kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik. &#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SIPD dalam meningkatkan &#13;
pengelolaan keuangan daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) &#13;
Provinsi Lampung. Metode:  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif &#13;
dengan metode induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, &#13;
observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pejabat dan pengguna SIPD di &#13;
BPKAD. Teori efektivitas organisasi Duncan digunakan sebagai landasan analisis dengan tiga &#13;
dimensi utama: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi.  Hasil/Temuan: Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa SIPD memberikan kontribusi positif terhadap perolehan opini Wajar &#13;
Tanpa Pengecualian (WTP) selama sepuluh tahun berturut-turut. Penelitian menunjukan &#13;
bahwa dimensi pencapaian tujuan SIPD telah sesuai prosedur dan mencapai tujuan. Pada &#13;
dimensi integrasi menemukan tidak ada masalah dalam hal ketersediaan SOP, struktur &#13;
organisasi, pembagian tugas, dan pemanfaataan teknologi dalam sistem pengelolaan &#13;
penelitian,serta dalam dimensi adaptasi sudah berjalan sesuai tatanan dalam kemampuan SDM &#13;
dan pelatihan. Namun demikian, pelaksanaan SIPD masih terhambat oleh minimnya pelatihan, &#13;
kesalahan teknis, dan akses internet yang terbatas. Upaya yang dilakukan meliputi bimbingan &#13;
teknis, peningkatan kapasitas SDM, dan pengawasan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian &#13;
ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan daerah di provinsi lampung sudah berjalan &#13;
efektif dan sesuai prosedur SIPD. Untuk meningkatkan efektivitas diperlukan penguatan &#13;
pelaksanaan SIPD melalui peningkatan pelatihan, infrastruktur, dan penyesuaian kebijakan &#13;
sangat diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam mendukung prinsip good &#13;
governance dan akuntabilitas keuangan di Provinsi Lampung. &#13;
Kata kunci: Akuntabilitas, Efektivitas, Good Governance, Lampung, Manajemen Keuangan, &#13;
SIPD, Transparansi</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
