<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192528</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127101448</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000973</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">DAMPAK REHABILITASI MANGROVE TERHADAP PENINGKATAN  KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TANGGUL TLARE KECAMATAN  KEDUNG KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH   (STUDI PENANGGULANGAN BENCANA ABRASI) /</subfield>
      <subfield code="c">Moch. Khaidar Aly</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Moch. Khaidar Aly</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24416</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fanila Kasmita Kusuma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">333.755 982 663</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">333.755 982 663 MOC d</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Rehabilitasi mangrove</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar Belakang (GAP): Desa Tanggul Tlare merupakan wilayah pesisir yang sangat rentan terhadap abrasi. Kerusakan lingkungan berdampak langsung pada hilangnya lahan, terganggunya akses masyarakat, serta menurunnya kesejahteraan penduduk. Tujuan: Mengetahui dampak program rehabilitasi hutan mangrove terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Tanggul Tlare. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan strategi sekuensial transformatif. Teknik pengumpulan data mencakup kuesioner terhadap 71 responden, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan kesejahteraan masyarakat sebelum dan sesudah program rehabilitasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rehabilitasi mangrove berdampak signifikan dalam empat dimensi kesejahteraan masyarakat, yaitu peningkatan pendapatan, kesehatan lingkungan, kesadaran pendidikan, dan hubungan sosial. Kegiatan ekonomi seperti ekowisata dan pengolahan produk mangrove (kripik, wingko, dan kopi) &#13;
memperluas peluang usaha dan mengurangi tingkat kemiskinan lokal. Kesimpulan: Program &#13;
rehabilitasi mangrove efektif sebagai solusi ekologis dan sosial ekonomi dalam mengatasi abrasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini layak direkomendasikan sebagai model pengelolaan pesisir yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim. &#13;
Kata Kunci: Rehabilitasi Mangrove, Kesejahteraan Masyarakat, Ekowisata, Abrasi, Jepara.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
