<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192551</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127110712</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000996</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI APLIKASI SAMARINDA SANTER   SEBAGAI MEDIA LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI   DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SAMARINDA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Angga Dito Prasetia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Angga Dito Prasetia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mulyadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.380 285 598 383 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.380 285 598 383 1 MUH i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan informasi publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum optimalnya implementasi aplikasi Samarinda Santer sebagai media layanan informasi publik, khususnya terkait rendahnya pemanfaatan oleh masyarakat dan kurangnya literasi digital, menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pengembangan aplikasi dengan realisasi penggunaannya. Tujuan: Untuk menganalisis implementasi aplikasi Samarinda Santer sebagai media layanan informasi publik oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda. Metode: Pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Implementasi aplikasi Samarinda Santer sudah berjalan, tetapi belum optimal. Faktor penghambat utama adalah rendahnya sosialisasi dan literasi digital di kalangan masyarakat, keterbatasan SDM teknis, dan perlunya peningkatan infrastruktur. Meski demikian, Dinas Kominfo telah melakukan berbagai upaya perbaikan seperti pelatihan internal, pengembangan fitur aplikasi, dan kerja sama lintas sektor. Kesimpulan: Aplikasi Samarinda Santer memiliki potensi besar sebagai media informasi publik yang efisien dan transparan, namun diperlukan strategi yang lebih inklusif dalam edukasi masyarakat, distribusi informasi, serta penguatan kapasitas teknis agar implementasinya dapat berjalan maksimal. Kata Kunci: Samarinda Santer, Informasi Publik, SPBE, E-government, Diskominfo Kota Samarinda, Implementasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
