<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192572</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127114908</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001017</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS INTERAKSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @bkppbojonegoro DENGAN  MASYARAKAT DALAM DISTRIBUSI INFORMASI DI KABUPATEN BOJONEGORO /</subfield>
      <subfield code="c">Fonita Ayu Safriana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fonita Ayu Safriana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">20 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21823</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ismail Nurdin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.239 828 41</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.239 828 41 FON a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">media sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan teknologi komunikasi mendorong &#13;
perubahan budaya komunikasi, di mana Instagram, menjadi sarana strategis pemerintah dalam &#13;
mendistribusikan informasi secara visual dan real-time serta sebagai sarana komunikasi dua arah &#13;
yang aktif dan efektif. Namun, pada kenyataannya interaksi yang terjadi pada akun Instagram &#13;
pemerintah daerah cukup minim dan cenderung satu arah. Selain itu, belum diketahui sejauh &#13;
mana interaksi antara BKPP dan masyarakat di Instagram efektif dalam menyebarkan informasi, &#13;
serta apakah hubungan tersebut mencerminkan ikatan komunikasi yang kuat atau lemah. &#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ikatan yang terjadi dalam interaksi &#13;
media sosial Instagram @bkppbojonegoro dengan masyarakat dalam distribusi informasi di &#13;
Kabupaten Bojonegoro. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif &#13;
kualitatif dengan analisis terhadap konsep dan teori jaringan sosial mengenai hubungan yang &#13;
bersifat Strong Ties atau Weak Ties. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, &#13;
observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan software pengelolaan &#13;
data kualitatif yaitu aplikasi NVivo 15.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi di &#13;
akun Instagram @bkppbojonegoro belum sepenuhnya mencerminkan dimensi Strong Ties &#13;
karena minimnya kedekatan personal dan interaksi emosional. Sebaliknya, interaksi lebih &#13;
mencerminkan dimensi Weak Ties yang bersifat informatif dan fungsional, dengan efektivitas &#13;
distribusi informasi yang tetap tinggi berkat kredibilitas pemerintah dan kesamaan kebutuhan &#13;
pengguna. Kesimpulan: Bentuk interaksi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat &#13;
dalam distribusi informasi melalui Instagram @bkppbojonegoro bersifat Weak Ties karena &#13;
interaksi yang terjadi didominasi oleh ikatan lemah. Agar distribusi informasi semakin maksimal, &#13;
admin Instagram perlu meningkatkan responsivitas dalam berinteraksi dengan pengikut di &#13;
Instagram, seperti memanfaatan fitur Ask Me Anything dan Reels untuk interaksi dan &#13;
penyampaian informasi yang lebih menarik, penyajian konten partisipatif seperti polling dan &#13;
kuis, serta pelatihan bagi admin untuk meningkatkan kemampuan komunikasi digital dan &#13;
manajemen konten. &#13;
Kata kunci: pemerintah; instagram; informasi; strong ties; weak ties.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
