<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192585</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127012826</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001030</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SITI AMBIA KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL /</subfield>
      <subfield code="c">Nur Hikmah Ramadhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Hikmah Ramadhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">18</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23226</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Riani Bakri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.095 981 163</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.095 981 163  NUR o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Ekonomi Produksi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum dimanfaatkannya secara optimal oleh&#13;
masyarakat terkait potensi lahan pekarangan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah&#13;
tangga di Desa Siti Ambia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan: Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengoptimalan pemanfaatan lahan pekarangan&#13;
di Desa Siti Ambia untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena dianggap paling&#13;
tepat untuk menggambarkan dan memahami fenomena sosial yang kompleks dan kontekstual,&#13;
khususnya terkait dengan pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat Desa Siti Ambia&#13;
dalam upaya meningkatkan pendapatan mereka. Pendekatan kualitatif memungkinkan&#13;
peneliti untuk menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan strategi masyarakat&#13;
dalam mengelola pekarangan rumah, yang tidak dapat dijelaskan secara kuantitatif. Selain&#13;
itu, pendekatan ini juga memberikan fleksibilitas bagi peneliti dalam proses pengumpulan&#13;
data di lapangan, sehingga lebih mampu menangkap dinamika sosial yang terjadi secara&#13;
alami. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data&#13;
sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari informan melalui teknik observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan baik secara partisipatif maupun nonpartisipatif, dengan tujuan memahami secara langsung aktivitas masyarakat dalam&#13;
memanfaatkan pekarangan. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur, menggunakan&#13;
pedoman pertanyaan terbuka yang memungkinkan informan menyampaikan pandangan dan&#13;
pengalamannya secara bebas dan mendalam. Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan&#13;
data dari dokumen resmi seperti peraturan daerah, laporan dinas pertanian, dan statistik dari&#13;
Badan Pusat Statistik (BPS). Data sekunder meliputi literatur ilmiah, jurnal, dan hasil&#13;
penelitian terdahulu yang relevan sebagai bahan pendukung dalam analisis. Informan dalam&#13;
penelitian ini dipilih secara purposive sampling, yaitu berdasarkan pertimbangan tertentu dan&#13;
relevansi informan terhadap isu yang diteliti. Informan terdiri dari pejabat Dinas Tanaman&#13;
Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Aceh Singkil, penyuluh pertanian, petani&#13;
lokal yang memanfaatkan lahan pekarangan, serta masyarakat umum yang tinggal di Desa&#13;
Siti Ambia. Masing-masing informan dipilih karena memiliki informasi yang relevan dan&#13;
pengalaman langsung terkait pemanfaatan lahan pekarangan di desa tersebut. Teknik analisis&#13;
data yang digunakan adalah model interaktif dari Miles dan Huberman, yang mencakup tiga&#13;
tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.&#13;
Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Siti&#13;
Ambia telah mulai dilakukan oleh sebagian masyarakat, terutama untuk menanam sayuran&#13;
seperti kacang panjang, ketimun, dan kangkung. Namun, tingkat optimalisasi masih rendah&#13;
secara keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sarana prasarana, kurangnya&#13;
pelatihan teknis, serta rendahnya kesadaran terhadap potensi ekonomi pekarangan.&#13;
Dukungan dari pemerintah melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), bantuan&#13;
sarana produksi, pendampingan penyuluh pertanian, serta kontribusi CSR dari sektor swasta&#13;
menjadi faktor pendukung dalam mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan&#13;
masyarakat. Meskipun demikian, optimalisasi yang berkelanjutan memerlukan strategi&#13;
terpadu dan partisipasi aktif masyarakat. Kesimpulan: Optimalisasi pemanfaatan lahan&#13;
pekarangan terbukti dapat meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan masyarakat jika&#13;
dilaksanakan secara sistematis dan didukung oleh berbagai pihak. Strategi yang&#13;
direkomendasikan mencakup peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan&#13;
penyuluhan, penguatan kelembagaan kelompok tani, pemanfaatan teknologi pertanian&#13;
sederhana, serta pengelolaan sumber daya yang efisien. Integrasi program ini ke dalam&#13;
kebijakan ketahanan pangan dan penanggulangan stunting menjadi langkah penting untuk&#13;
menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat desa.&#13;
Kata Kunci: Optimalisasi, Lahan Pekarangan, Pendapatan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
