<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192586</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127013227</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001031</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PROGRAM ZAKAT POLA PRODUKTIF DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN OLEH BAZNAS KABUPATEN SIAK /</subfield>
      <subfield code="c">Farhan Saputra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Farhan Saputra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24909</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Riani Bakri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.630 959 814 122</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.630 959 814 122  FAR i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Ekonomi Syariah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena kemiskinan di Kabupaten Siak menunjukkan tren&#13;
peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun wilayah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar.&#13;
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Siak terus meningkat&#13;
sejak 2019 hingga 2023, menandakan perlunya strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan&#13;
berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah implementasi program zakat pola produktif oleh&#13;
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, yang bertujuan untuk memberdayakan&#13;
mustahik melalui bantuan modal usaha dan pelatihan kewirausahaan guna mendorong kemandirian&#13;
ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program zakat pola &#13;
produktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Siak. Metode: Metode yang digunakan&#13;
adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur internal BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan&#13;
masyarakat penerima manfaat (mustahik). Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan&#13;
publik yang menekankan pentingnya komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur&#13;
birokrasi sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi program. Hasil/Temuan: Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa implementasi program zakat pola produktif masih menghadapi kendala pada aspek&#13;
komunikasi, keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan dan pendampingan, serta lemahnya&#13;
pengawasan terhadap penggunaan dana zakat. Namun, program ini memiliki potensi besar untuk&#13;
meningkatkan taraf hidup mustahik jika dilaksanakan dengan perencanaan matang dan pendampingan&#13;
berkelanjutan. Kesimpulan: Kesimpulannya, optimalisasi implementasi zakat produktif melalui&#13;
penguatan kapasitas sumber daya manusia, sistem monitoring dan evaluasi, serta kolaborasi lintas sektor&#13;
sangat diperlukan agar BAZNAS Kabupaten Siak dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan&#13;
angka kemiskinan secara berkelanjutan. Kata kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan,&#13;
Pengentasan Kemiskinan&#13;
Kata Kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan, Pengentasan Kemiskinan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
