<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192598</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127021548</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001043</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KEPATUHAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL TERHADAP KEBIJAKAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhamad Anas Kirsam Nur</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhamad Anas Kirsam Nur</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23455</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sutiyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.16</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.16 MUH k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Perkotaan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidakpatuhan Dinas Kependudukan&#13;
dan Pencatatan Sipil dalam pelayanan Identitas Kependudukan Digital yang&#13;
menyebabkan kurangnya aktivasi IKD di Kota Kendari. Tujuan: Penelitian ini&#13;
bertujuan menganalisis kepatuhan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota &#13;
Kendari terhadap kebijakan Identitas Kependudukan Digital. Metode: Metode&#13;
penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian&#13;
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara&#13;
dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan melalui reduksi&#13;
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian&#13;
yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan&#13;
Sipil Kota Kendari telah menunjukkan kepatuhan terhadap standar pelayanan&#13;
publik dalam pelaksanaan kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).&#13;
Kesimpulan: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kendari telah patuh&#13;
dalam melaksanakan kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sesuai&#13;
peraturan yang berlaku dan berdasarkan empat dimensi pelayanan Ombudsman,&#13;
yaitu input, proses, output, dan pengaduan. Masih terdapat kendala yang&#13;
menghambat aktivasi IKD yang ditemukan selama penelitian yaitu kurangnya&#13;
sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, minat, dan&#13;
edukasi masyarakat dalam aktivasi IKD. Upaya yang dilakukan termasuk&#13;
meningkatkan sosialisasi dan melaksanakan program “jemput bola” untuk&#13;
mempermudah aktivasi IKD bagi masyarakat.&#13;
Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital, Kepatuhan Kebijakan Publik,&#13;
Pelayanan Administrasi Kependudukan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
