<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192600</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127023519</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001045</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhamad Rifki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhamad Rifki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22851</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1="3" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumual, Rully</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.155 984 851</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.155 984 851 MUH e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Unit Menengah Administrasi Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP) : Presentase jumlah aktivasi IKD di Kabupaten Buton masih sangat rendah dan berada di posisi 5 Terbawah di provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas layanan aktivasi IKD. Metode : Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori Efektivitas Duncan dalam Richard M Steers (1985) yang menjelaskan 3 dimensi yaitu : Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan adaptasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data dan informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam layanan aktivasi IKD masih terdapat banyak hambatan seperti sarana dan prasaran yang kurang memadai, kurangnya jumlah pegawai, infrastruktur jaringan yang belum merata, belum adanya regulasi daerah yang mengatur dan belum adanya pemanfaatan data balikan pada IKD. Kesimpulan : Layanan Aktivasi IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buton masih belum efektif karena dari tiap aspek dimensi yang menjadi penilaian masih memiliki kekurangan dan hambatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut perlu dilakukan sosialisasi yang lebih masif dengan menggunakan sosial media dan serta melakukan penguatan jaringan untuk memaksimalkan kegiatan jemput bola pelayanan administrasi kependudukan dan aktivasi IKD.&#13;
Kata Kunci : Efektivitas, Aktivasi, Identitas Kependudukan Digital</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
