<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192603</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260127083618</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001048</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH  DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Nadya Fitri Adeliani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nadya Fitri Adeliani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21386</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Selamat Jalaludin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 983 651</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 983 651 NAD k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu wilayah di &#13;
Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang &#13;
didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab &#13;
terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya &#13;
mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa &#13;
serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru &#13;
dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu &#13;
metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan &#13;
menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah &#13;
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian &#13;
ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima &#13;
dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang &#13;
ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan &#13;
sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan &#13;
instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat. &#13;
Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
