<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192614</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128084826</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001059</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DALAM SISTEM INFORMASI  PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DI KOTA LHOKSEUMAWE /</subfield>
      <subfield code="c">Abhiseka Muhammad Daffa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abhiseka Muhammad Daffa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20249</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ayu Widowati Johannes</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.459 811 42</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.459 811 42 ABH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Keuangan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) &#13;
yang menjadi permasalahan sumber daya manusia, sehingga kualitas pelaporan pendapatan &#13;
masih belum optimal. Hal ini menjadi dasar permasalahan umum dari permasalahan pegawai, &#13;
mengingat bahwa penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) ini sudah &#13;
diwajibkan oleh pemerintah pusat dan juga pastinya akan lebih membantu pemerintah daerah &#13;
dan pemerintah pusat dalam mengolah data yang diperlukan secara terintegrasi. Tujuan: &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan daerah melalui penerapan &#13;
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kota Lhokseumawe, dengan fokus pada &#13;
pelaksanaan sistem, hambatan yang dihadapi, serta upaya strategis yang dilakukan oleh &#13;
Badan Pengelola Keuangan dan Daerah (BPKD) dalam mengoptimalkan fungsi SIPD. &#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan &#13;
teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan &#13;
informan kunci, serta dokumentasi dari arsip keuangan daerah. Hasil/Temuan: Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIPD telah diterapkan sesuai regulasi, namun &#13;
efektivitasnya belum tercapai sepenuhnya akibat kendala teknis dan kelembagaan. BPKAD &#13;
telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan internal, peningkatan koordinasi antar unit &#13;
kerja, serta perbaikan teknis pada sistem SIPD. Kesimpulan: Dari penelitian ini menekankan &#13;
pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi sistem, serta dukungan &#13;
anggaran untuk infrastruktur teknologi informasi. Adapun saran yang diajukan adalah &#13;
perlunya program pelatihan yang berkelanjutan, pembaruan sistem SIPD secara berkala, serta &#13;
kolaborasi lintas sektor guna menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan, &#13;
akuntabel, dan terintegrasi. &#13;
Kata kunci: Laporan Keuangan Daerah, Pemerintahan Daerah,Sistem Informasi, SIPD.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
