<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192618</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128085606</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001063</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA PERILAKU PENGGUNA SISTEM PARKIR CASHLESS DI KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Diaz Irhamsyah Handarifkan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Diaz Irhamsyah Handarifkan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">23 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/24483</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rina Wahyuni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">388.474 095 982 861</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">388.474 095 982 861  DIA a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Fasilitas Parkir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada rendahnya tingkat adopsi sistem parkir non-tunai oleh masyarakat di Surabaya, meskipun sistem tersebut telah diterapkan di tujuh lokasi parkir khusus (PTK) sejak Februari 2024. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan penerimaan pengguna. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pengguna dalam mengadopsi dan menggunakan sistem parkir cashless di Surabaya dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital (Google Forms) yang disebarkan kepada 151 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode  stratified sampling berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS), mencakup pengujian outer dan inner model. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna cenderung proaktif dan mendukung penerapan sistem parkir cashless. Hal ini dibuktikan dengan nilai R² sebesar 0,739 untuk variabel Sikap terhadap Penggunaan dan 0,839 untuk variabel Niat Perilaku untuk Menggunakan. Analisis moderasi menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin secara signifikan memoderasi pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Niat Menggunakan, sementara variabel usia tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Kesimpulan: Niat masyarakat untuk mengadopsi sistem parkir cashless di Surabaya sangat dipengaruhi oleh persepsi dan sikap mereka. Disarankan untuk meningkatkan literasi digital dan memberikan dukungan teknologi, khususnya bagi pengguna yang lebih tua dan perempuan. Pemerintah Kota Surabaya juga perlu memperluas akses infrastruktur dan melakukan sosialisasi yang lebih luas untuk meningkatkan penerimaan masyarakat secara merata. Kata kunci: Technology Acceptance Model, Parkir Cashless, SEM-PLS</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
