<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192635</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128093253</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001080</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KINERJA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM PENGAWASAN DAN PEMBINAAN PERENCANAAN DESA DI KABUPATEN SELUMA PROVINSI BENGKULU /</subfield>
      <subfield code="c">M. Arip Putra Pratama Apriyen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Arip Putra Pratama Apriyen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mesy Faridah Hendiyani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.459 817</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">354.459 817 M.  k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pembangunan dan perencanaan desa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP Perencanaan desa merupakan proses strategis yang melibatkan penyusunan dokumen RPJMDes, RKPDes, dan APBDes. Namun, masih banyak desa di Kabupaten Seluma yang mengalami keterlambatan dalam penyusunan dokumen tersebut, sehingga berdampak pada pencairan dana dan pelaksanaan pembangunan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Seluma dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap perencanaan desa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori kinerja organisasi dari Richard E. Boyatzis yang mencakup aspek individual, tuntutan pekerjaan (job demand), dan lingkungan organisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi pada DPMD dan 4 desa (Tumbuan, Renah Panjang, Tanjung Kuaw, Dan Sakaian) Hasil/Temuan: Ditemukan bahwa pelaksanaan tugas DPMD sudah berjalan cukup baik, namun masih terkendala keterbatasan jumlah pegawai dan anggaran. Selain itu, ketergantungan desa pada regulasi pusat dan belum adanya sistem digital pengawasan menyebabkan lambatnya proses perencanaan. Kesimpulan: Diperlukan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang memadai, percepatan penerbitan regulasi, serta penerapan sistem pengawasan berbasis digital untuk meningkatkan kinerja DPMD. Kata Kunci: Kinerja, Pengawasan, Pembinaan, Perencanaan Desa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
