<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001192669</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128105310</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126001114</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI /</subfield>
      <subfield code="c">Sihaloho, Rizky Gunawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sihaloho, Rizky Gunawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/24670</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dedi Kusmana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jatinangor :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598 151 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598 151 3  SIH i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan administrasi kependudukan merupakan layanan dasar yang wajib diselenggarakan negara, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai kendala, terutama di daerah dengan keterbatasan geografis dan infrastruktur seperti Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Permasalahan utama terletak pada sulitnya akses masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan karena jauhnya jarak, buruknya kondisi infrastruktur jalan, serta keterbatasan jaringan internet dan listrik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merangin meluncurkan inovasi pelayanan jemput bola yang disebut Jebol Adminduk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan inovasi Jebol Adminduk dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Metode: Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif  dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi ini memenuhi lima dimensi inovasi menurut West dan Farr, yaitu pengenalan ide baru, penerapan ide baru, proses baru, prosedur baru, dan pelaksanaan secara sadar. Inovasi Jebol Adminduk terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, serta mempercepat proses kepemilikan dokumen kependudukan. Meskipun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan jaringan internet dan pemadaman listrik, Kesimpulan: Meskipun inovasi ini telah menunjukkan hasil positif dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat, tantangan teknis dan logistik yang masih dihadapi perlu direspons dengan peningkatan infrastruktur pendukung, perluasan jangkauan layanan secara merata ke seluruh kecamatan, serta penguatan koordinasi antara Disdukcapil, pemerintah desa, dan masyarakat agar keberlanjutan inovasi dapat terjaga secara optimal. Kata Kunci: Inovasi Pelayanan, Administrasi Kependudukan, Jebol Adminduk</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
